Camat Sinjai Tengah : Pendidikan adalah dari tidak
tahu menjadi tahu
Ada yang tahu tanggal 2 mei itu dikenal sebagai hari apa? Yap! 2 mei dikenal sebagai hari pendidikan nasional, sebenarnya 2 mei merupakan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara, salah satu pahlawan yang kemudian diberi julukan bapak pendidikan nasional. Pada tanggal 2 mei serentak di seluruh indonesia akan diadakan upacara hari pendidikan, dari sabang sampai merauke, semuanya melaksanakan, begitupun di kec. Sinjai Tengah yang bertempat di lapangan upacara SMAN 1 Sinjai Tengah. Kebetulan yang menjadi pembina upacara adalah bapak Camat Sinjai Tengah,Drs. Muh Dahlan. upacara hari ini berlangsung dengan amat khidmat dan dihadiri oleh jajaran pemerintahan, guru-guru se Sinjai Tengah sampai siswa siswi dari SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA.
“ Pendidikan adalah proses
pembelajaran dari tidak tahu menjadi tahu, bukan dari tempe menjadi tahu” ujar
Camat Sinjai Tengah sambil berkelakar pada sesi wawancara sesaat setelah
upacara dilaksanakan. Pada penulis, pak Camat menjelaskan bahwa jika pendidikan
di sinjai tengah ingi maju maka banyak harus dipacu dan diperjelas sasarannya. Beliau
menambahkan untuk memajukan pendidikan khususnya di Sinjai Tengah banyak yang
harus dibenahi, yang pertama yaitu bagaiman proses pembelajaran bisa memenuhi
standar yang telah ditetapkan atau tidak, yang tentunya menyangkut
profesionalisme pendidik, yang kedua adalah penekanan motivasi belajar pada
peserta didik itu sendiri, bagaimana peserta didik menyadari dan bisa
memotivasi diri mereka sendiri.
Pada upacara 2
mei kali ini memang nampak berbeda dari upacara upacara 2 mei sebelumnya. Kali ini
semua guru dan siswa diwajibkan untuk memakai pakaian adat dan tentunya membawa
suasana baru untuk semua. Hal senada juga diungkapkan oleh bapak Camat Sinjai Tengah,
beliau menuturkan bahwa awalnya beliau juga kaget dengan aturan yang baru
diberlakukan tahun ini. mengapa hari pendidikan diperingati menggunakan baju
adat?Ternyata pendidikan itu berboncengan dengan budaya, jadi ini merupakan
bentuk kolaborasi pendidikan dan budaya yang dituangkan pada upacara peringatan
hari pendidikan. “Ini merupakan salah satu langkah maju untuk mengenang
budaya-budaya leluhur kita, apa yang dipandang masih benar itu perlu
dikembangkan kembali supaya Indonesia bisa melihat jati dirinya “ pungkasnya. Terakhir,
ditanya mengenai harapan untuk pendidikan di Sinjai Tengah, beliau
mengungkapkan semoga guru-guru bisa lebih menekuni profesinya, dan kepada seluruh pelajar-pelajar di Sinjai
tengah supaya lebih tekun belajar dan mempersiapakan diri untuk meraih masa
depan yang lebih baik daripada apa yang dimiliki hari ini, serta mempersiapkan
diri untuk menjadi generasi penerus bangsa.Nah, bagaiman teman-teman se-Sinjai
Tengah ? Sudah siapkah kita? (HKP)
Keren.
BalasHapusmakasih kak wawan sudah berkunjung
BalasHapusI like it
BalasHapus