Minggu, 01 Mei 2016

peringatan hari pendidikan




Camat Sinjai Tengah : Pendidikan adalah dari tidak tahu menjadi tahu

Ada yang tahu tanggal 2 mei itu dikenal sebagai hari apa? Yap! 2 mei dikenal sebagai hari pendidikan nasional, sebenarnya 2 mei merupakan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara, salah satu pahlawan yang kemudian diberi julukan bapak pendidikan nasional. Pada tanggal 2 mei serentak di seluruh indonesia akan diadakan upacara hari pendidikan, dari sabang sampai merauke, semuanya melaksanakan, begitupun di kec. Sinjai Tengah  yang bertempat di lapangan upacara SMAN 1 Sinjai Tengah. Kebetulan yang menjadi pembina upacara adalah bapak Camat Sinjai Tengah,Drs. Muh Dahlan. upacara hari ini berlangsung dengan amat khidmat dan dihadiri oleh jajaran pemerintahan, guru-guru se Sinjai Tengah sampai siswa siswi dari SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA.
“ Pendidikan adalah proses pembelajaran dari tidak tahu menjadi tahu, bukan dari tempe menjadi tahu” ujar Camat Sinjai Tengah sambil berkelakar pada sesi wawancara sesaat setelah upacara dilaksanakan. Pada penulis, pak Camat menjelaskan bahwa jika pendidikan di sinjai tengah ingi maju maka banyak harus dipacu dan diperjelas sasarannya. Beliau menambahkan untuk memajukan pendidikan khususnya di Sinjai Tengah banyak yang harus dibenahi, yang pertama yaitu bagaiman proses pembelajaran bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan atau tidak, yang tentunya menyangkut profesionalisme pendidik, yang kedua adalah penekanan motivasi belajar pada peserta didik itu sendiri, bagaimana peserta didik menyadari dan bisa memotivasi diri mereka sendiri.
  Pada upacara 2 mei kali ini memang nampak berbeda dari upacara upacara 2 mei sebelumnya. Kali ini semua guru dan siswa diwajibkan untuk memakai pakaian adat dan tentunya membawa suasana baru untuk semua. Hal senada juga diungkapkan oleh bapak Camat Sinjai Tengah, beliau menuturkan bahwa awalnya beliau juga kaget dengan aturan yang baru diberlakukan tahun ini. mengapa hari pendidikan diperingati menggunakan baju adat?Ternyata pendidikan itu berboncengan dengan budaya, jadi ini merupakan bentuk kolaborasi pendidikan dan budaya yang dituangkan pada upacara peringatan hari pendidikan. “Ini merupakan salah satu langkah maju untuk mengenang budaya-budaya leluhur kita, apa yang dipandang masih benar itu perlu dikembangkan kembali supaya Indonesia bisa melihat jati dirinya “ pungkasnya. Terakhir, ditanya mengenai harapan untuk pendidikan di Sinjai Tengah, beliau mengungkapkan semoga guru-guru bisa lebih menekuni profesinya, dan  kepada seluruh pelajar-pelajar di Sinjai tengah supaya lebih tekun belajar dan mempersiapakan diri untuk meraih masa depan yang lebih baik daripada apa yang dimiliki hari ini, serta mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus bangsa.Nah, bagaiman teman-teman se-Sinjai Tengah ? Sudah siapkah kita? (HKP)


3 komentar: